
Revisionist, Gus Dur, Penyanjung dan Pencemooh
Dalam panggung Marxisme dikenal ‘revisionist’. Istilah ini menjadi milik mereka yang ingin memodifikasi ajaran Marx. Orang-orang ini berpendapat Marxisme tak mesti tetap. Sedikit perubahan dan kompromi ditambah sepuhan ide dari sekitar akan membuat Marxisme tidak akan keluar konteks jaman dan ruang. Selintas ini tampak sebagai upaya baik hati. Sayangnya, sebagian besar justru tak sependapat. Revisionist [...]





Komentar