Arsip untuk Kategori 'Financial Planning'

Unit Link atau Reksadana+Asuransi?

Unit link adalah makhluk kombinasi antara asuransi dengan investasi. Beberapa produk asuransi konvensional sebenarnya  juga mengandung unsur investasi, hanya saja investasi jenis ini akan sepenuhnya diatur oleh perusahaan. Nasabah pokoknya terima jadi, tidak punya kekuasaan mengatur dimana duitnya akan diinvestasikan.

Unit link memiliki sifat unik dengan membebaskan nasabah mengatur jumlah, sekaligus memilih instrumen investasi yang disukainya. Kalau merasa berani, bisa dipilih instrumen yang memberi potensi untung besar, tapi juga resiko tak kecil, begitu sebaliknya. Nasabah pun diberi kesempatan untuk mengubah komposisi investasinya sesuai perubahan kondisi yang bersangkutan.

Lanjutkan membaca ‘Unit Link atau Reksadana+Asuransi?’

Metode CANSLIM untuk Saham

CANSLIM adalah metode pemilihan saham yang dirumuskan dari hasil penelitian William O´Neil and Company´s di Amerika.

CANSLIM merupakan singkatan dari pokok-pokok metode ini: Current quarterly earning per share, Annual earning increase, New products or new management or new highs, Supply and demand, Leader vs laggard, Institusional sponsorships, dan Market Direction.
Lanjutkan membaca ‘Metode CANSLIM untuk Saham’

Peringkat PEFINDO

Sebelum melakukan keputusan investasi, informasi mengenai kinerja sebuah efek jelas diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi ini diperlukan sebuah lembaga yang mampu memberikan penilaian secara objektif, mandiri, dan dapat dipercaya.

Di Indonesia, tugas ini dilakukan oleh PT Pefindo atau PT Pemeringkat Efek Indonesia. Mereka mengeluarkan hasil penilaian secara berkala atas efek utang yang diberikan dalam bentuk peringkat (rating). Peringkat ini dapat berubah dari waktu ke waktu. Penilaian ini akan mempermudah investor dalam menentukan keputusan investasinya.
Lanjutkan membaca ‘Peringkat PEFINDO’

Macam-macam Instrumen Fixed Income

Obligasi barangkali menjadi instrumen investasi fixed income yang paling populer. Disebut fixed income karena obligasi memberikan imbal hasil dalam bunga (kecuali obligasi syariah) dengan besar tertentu sehingga hasil investasi dapat diprediksikan.

Namun istilah fixed jangan kemudian diartikan semuanya akan bersifat tetap selamanya. Fluktuasi masih mungkin terjadi, namun jika dibanding perubahan di pasar saham, perubahan di obligasi bisa dikategorikan lebih jinak.
Lanjutkan membaca ‘Macam-macam Instrumen Fixed Income’

Serba-serbi Obligasi

Obligasi adalah surat utang  yang dikeluarkan perusahaan atau negara atau pemda sebagai salah satu sumber pembiayaan mereka. Karena investor sudah bersedia meminjamkan uangnya, maka mereka berjanji memberikan imbal dengan besar tertentu dan melunasi utang dalam waktu tertentu pula.

Obligasi memiliki masa jatuh tempo, ada yang jangka pendek maupun panjang. Sebelum tanggal jatuh tempo, investor bisa menjual atau membeli obligasi baru tanpa harus memegangnya sampai akhir.
Lanjutkan membaca ‘Serba-serbi Obligasi’

Pentingkah Asuransi?

Kalau bicara asuransi, sebagian mungkin langsung alergi. Sebagian lagi mungkin malah punya pengalaman buruk dengan perusahaan asuransi.

Gagal bayar klaim akan jadi kekhawatiran terbesar. Sudah bayar premi rajin eh pas mengajukan klaim ada saja alasan yang membuat hak nasabah tidak bisa diperoleh sepenuhnya.
Lanjutkan membaca ‘Pentingkah Asuransi?’

Halaman Berikutnya »


Kunjungan

  • 59,222 pelancong

Masukkan alamat E-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui E-mail.