Swiss Cheese Model ala James Reason: Teori Lain Mengenai Penyebab Kecelakaan Kerja

| September 30, 2009 | 2 Komentar

Swiss Cheese Model ala James Reason Teori Lain Mengenai Penyebab Kecelakaan Kerja 150x150 Swiss Cheese Model ala James Reason: Teori Lain Mengenai Penyebab Kecelakaan KerjaTeori kecelakaan kerja Swiss Cheese Model menekankan penyebab kecelakaan pada kelalaian/kesalahan manusia (human errors).

Di teori ini, James Reason membagi penyebab kelalaian/kesalahan manusia menjadi 4 tingkatan: 1. tindakan tidak aman (unsafe acts); 2. pra-kondisi yang dapat menyebabkan tindakan tidak aman (preconditions for unsafe acts); 3. pengawasan yang tidak aman (unsafe supervision); 4. pengaruh organisasi (organizational influences).

Berbeda dengan teori Domino Heinrich, Swiss Cheese Model memberikan informasi perihal bagaimana suatu tindakan tidak aman dapat terjadi. Informasi berikut, menunjukkan bagaimana terjadinya suatu tindakan tidak aman itu.

Types of Human Errors:

1. Unsafe Act
- Errors
- Violations

2. Preconditions for Unsafe Acts
- Conditions of operator
- Poor practice of operator

3. Unsafe Supervision
- Inadequate supervision
- Improper planning
- Failure to correct problems
-  Supervisory violations

4. Organizational Influences
- Resource management
- Organizational climate
- Organizzational process

Swiss Cheese Model ala James Reason Teori Lain Mengenai Penyebab Kecelakaan Kerja2 Swiss Cheese Model ala James Reason: Teori Lain Mengenai Penyebab Kecelakaan Kerja
Dalam Swiss Cheese Model, berbagai macam types of human errors ini merepresentasikan lubang pada sebuah keju. Jika keempat keju ini (unsafe act, preconditions for unsafe acts, unsafe supervisions, and organizational influences) sama-sama mempunyai lubang, maka kecelakaan menjadi tak terhindarkan.

Dalam berbagai aspek, teori ini mampu memberi banyak sumbangan atas pencegahan kecelakaan kerja. Agar kecelakaan dapat dicegah, manajemen mesti mengenali secara spesifik kemungkinan terjadinya kelalaian/kesalahan manusia pada tiap tahapan pekerjaan yang dilakukan karyawan.

Melalui pendekatan ini, karyawan tidak lagi menjadi pihak yang melulu dipersalahkan jika suatu kecelakaan terjadi. Melalui Swiss Cheese Model, manajemen yang justru dituntut untuk melakukan segala upaya yang diperlukan untuk melindungi karyawannya.[]

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Kategori: Artikel Tambang

Komentar (2)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. GATOT says:

    Teori ini bisa kita terapkan pada lokasi kerja di bidang minyak?
    kok kanyaknya lebih jelimet ya?

    thank

    gatot
    _________________________

    Syaf: Teori seperti ini bersifat umum, jadi bisa diterapkan di industri manapun. Tinggal di penerapan yang mungkin nantinya dibutuhkan modifikasi.

  2. Waww..saya penggemar blog ini

    Banyak info yang kami dapat

    Terima kasih banyak

    Salam,
    LQ

Tinggalkan Komentar