Pelaku Pemboman Mega Kuningan Akhirnya Terungkap, Siapa Mereka?

| July 17, 2009 | 0 Komentar

bomb 150x150 Pelaku Pemboman Mega Kuningan Akhirnya Terungkap, Siapa Mereka?Betul, judul ini tidak keliru. Pelaku pemboman kemarin telah terungkap.

Fakta ini diperkuat keterangan polisi bahwa ledakan disebabkan oleh bom bunuh diri pelaku yang diduga sempat menginap di Hotel Marriot.

Jelas sekali, pelakunya sudah bisa dipastikan: para useful idiots.

Useful idiots adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lenin, tokoh besar komunis pada waktu itu. Istilah ini merujuk pada pendukung komunis yang mudah ditipu dan percaya begitu saja pada ajaran-ajaran partai. Mereka percaya apa yang dikatakan partai, meski apa yang diajarkan itu seluruhnya bohong.

Useful idiots bukan sesuatu yang unik pada partai komunis. Mendidik manusia menjadi “religius” dengan menutup kemungkinan untuk memahami keyakinan orang lain yang berbeda menjadi cara ampuh untuk membentuk useful idiots baru. Mereka seakan ahli namun sebenarnya bodoh (hanya tahu satu hal), yang kemudian berakhir dengan sikap fanatik dengan kepercayaan yang dianutnya.

Manusia yang idiot dan fanatik akan jadi manusia yang useful, menjadi orang-orang yang mudah digunakan. Mereka hanya butuh khotbah dan petikan ayat yang dipenggal untuk menyentuh kepercayaan dangkal mereka.

Tanpa pemahaman paripurna dan kritis, para useful idiots siap membela sampai mati setiap agenda penggunanya. Mereka tak peduli meski tindakannya justru akan membikin luka kemanusiaan yang menganga. Lebih tragis, para useful idiots tidak mampu lagi membedakan antara pernyataan yang benar dengan pernyataan yang secara logika sudah amat berantakan.

Bagaimana cara terhindar dari cengkeraman kuasa kegelapan ini? Sikap berani dan kritis.

Keberanian adalah suatu keutamaan. Dalam sikap kritis terdapat keberanian untuk bertanya dan mempertanyakan. Kritis juga meniscayakan adanya knowledge atau pengetahuan. Pengetahuan akan menuntun pada kehati-hatian dalam berbuat dan bertindak, hingga segala perilaku akan memantulkan ketepatan dan kebijaksanaan.

Tak boleh lagi ada ruang untuk lebih banyak useful idiots di negeri ini.[]

Terinspirasi dari satu artikel di rubrik opini Kompas yang saya sudah lupa tahun dan nama penulisnya

Tags: , , , , , , , , , , ,

Kategori: Langlang Fikir

Tinggalkan Komentar