Bucket Wheel Excavator, Alat Tambang Raksasa

| March 13, 2009 | 7 Komentar

Bucket Wheel Excavator Alat Tambang Raksasa 150x150 Bucket Wheel Excavator, Alat Tambang RaksasaBucket-wheel excavator (BWE) adalah alat super berat yang digunakan di tambang terbuka.

BWE terbesar (MAN Takraf RB293) juga menyandang gelar sebagai alat bergerak terbesar yang pernah diciptakan manusia.

BWE paling efektif digunakan di tanah lembek yang tidak banyak mengandung batuan keras.

Komponen utama BWE adalah roda berputar besar yang dipasang pada sebuah lengan raksasa. Ujung roda ini kemudian dipasangi semacam ember besi (bucket) dengan gigi-gigi logam dipinggiran bucket yang digunakan untuk menggali tanah.

Bucket ini terus berputar seiring putaran roda (wheel) yang kemudian dirancang untuk menumpahkan muatannya pada sabuk berjalan (belt conveyor) yang terdapat di badan BWE.

BWE disebut juga sebagai continuous excavators karena dapat menggali secara menerus tanpa terputus. Bucket yang terus berputar akan memberikan tingkat penggalian maksimal plus tidak diperlukannya lagi alat angkut tambahan, sebab mineral yang digali langsung diangkut oleh belt conveyor.

Ini jelas sangat menguntungkan karena akan memberikan tingkat produksi yang tinggi dan penghematan biaya pembelian alat tambahan. Kelemahan BWE terutama disebabkan oleh harga alat yang sangat tinggi (capital cost jadi selangit) serta karakteristik BWE yang hanya cocok digunakan di tanah yang relatif lunak.

trencher2 smd Bucket Wheel Excavator, Alat Tambang Raksasa

BWE paling sering digunakan di tambang batubara. Perusahaan Indonesia yang mengoperasikan BWE adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), digunakan untuk menambang cadangan batubara di Airlaya.

Sedang negara yang banyak menggunakan BWE adalah Jerman. Menjadi lumrah ketika BWE terbesar pun dimiliki Jerman. BWE terbesar ini dibikin dengan biaya sekitar US$100 juta, membutuhkan 5 tahun pengerjaan serta memerlukan 5 orang untuk mengoperasikannya.

Berat alat mencapai 12.000 ton dengan kapasitas produksi 220.000 ton perhari. Maka tercatatlah alat raksasa ini di Guinnes Book of Records (2001-2006) sebagai alat bergerak terbesar di dunia.[]

Tags: , , , , , , , , , ,

Kategori: Artikel Tambang

Komentar (7)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. juno febriano says:

    beberapa masalah yang sering terjadi pada rantai crawler, sebagai roda untuk berjalan dan menahan konstruksi BWE. sedangkan beberapa komponen pada rantai crawler berupa tcack plate dan pin yang dirangkai. perhitungan elaman mesin dan ilmu bahan teknik sangatlah penting di gunakan untuk menentukan besarnya beban aman yang diterima rantai.
    _________________________

    Syaf: Makasih tambahannya..

  2. joe says:

    wow… itu namanya gila… knp besar skali.. berarti SDA dunia dieksploitasi bsr2an… g bisakah pelan@ aja supaya abisnya lama..

  3. YUDI says:

    mantap sekali……..?

  4. rudani says:

    mnrut sAya alat Sperti iNi sGat tKk rMah dGn linkungan,kRena bEsar tMpt yG d’gunakan.

  5. irfan says:

    Bagaimana cara makainya tuh mas?

  6. ilyas says:

    wah,, jenis material nya mata kruk batu bara terbuat dari baja apa y,, pasti klu di uji kekerasan pasti hanya sedikit cacatnya ,, aq jadi pengin menguji struktur atom baja secara mikro ni…??
    hebat banget rancangan statika strukturnya,,,
    satu kerukan bisa menghasilkan berapa ton batu bara y..

    ???

  7. ilyas says:

    mudah-mudahan saya bisa diterima jadi karyawan PT Batu Bara Bukit Asam,,,,
    Y allah berikan hambamu ini nasib jadi karyawan di PT Batu Bara Bukit Asam…Amin……………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Komentar