Mengenal Tujuan Investasi

| January 25, 2009 | 1 Komentar

celengan Mengenal Tujuan InvestasiApa yang perlu dilakukan sebelum berinvestasi? Persis seperti akan melakukan perjalanan, langkah awal yang mesti dilakukan adalah menentukan tujuan investasi.

Menentukan tujuan menjadi penting terutama karena perbedaan karakteristik dari tujuan-tujuan ini. Ditinjau dari waktu yang diperlukan ada tujuan yang bisa dicapai dalam jangka pendek, sedang, lama, atau bahkan sangat lama.

Berinvestasi untuk persiapan liburan akhir tahun, bisa digolongkan tujuan jangka pendek. Berencana membayar uang muka rumah 2-3 tahun dari sekarang bisa disebut tujuan menengah. Sedang berinvestasi untuk rencana pensiun bisa dianggap tujuan jangka sangat lama.

Dari contoh ini akhirnya seseorang bisa memiliki banyak tujuan yang bervariasi mulai dari jangka pendek hingga sangat lama. Tidak masalah. Yang penting pastikan bahwa segala tujuan ini sudah teridentifikasi dengan baik diawal.

Setelah memiliki tujuan yang jelas, langkah berikutnya adalah memilih instrumen investasi. Sama seperti tujuan-tujuan yang sudah di daftar sebelumnya, kendaraan investasi juga memiliki karakteristik bermacam-macam dari jangka pendek hingga panjang.

Disinilah arti penting menentukan tujuan, agar kita mampu memilih instrumen investasi yang pas dengan tujuan yang sudah ada. Kalau ingin liburan di akhir tahun jangan pernah berinvestasi di saham. Saham adalah investasi untuk jangka panjang. Saham bersifat fluktuatif, jangan sampai di akhir tahun ketika rencana liburan sudah dekat ternyata harga saham sedang turun. Akhirnya tujuan berlibur malah bisa jadi berantakan.

Begitu pula sebaliknya, jika ingin berinvestasi untuk rencana pensiun, jangan masukkan dana ke Reksadana Pasar Uang. Instrumen ini digunakan untuk mencapai tujuan jangka pendek, sedang rencana pensiun adalah rencana jangka lama.

Menentukan tujuan akan membuat investasi lebih terarah dan tepat. Tujuan yang teridentifikasi dengan baik akhirnya juga akan menentukan keberhasilan investasi itu sendiri.[]

Tulisan terkait:

Sumber gambar: http://einvesting.files.wordpress.com/2008/08/celengan.jpg

 

Tags: , , , , , ,

Kategori: Financial Planning

Komentar (1)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Buruh Tambang yg ber-Agribisnis says:

    Mas,
    Saya setuju dgn tulisan anda,menetakan TUJUAN
    Untuk yang mau terjun Agribisnis sy share berikut

    Ada aspek spirititual/teknis dr investasi agribisnis ;
    - Harta yg diperoleh secara BAIK,BENAR,AMANAH,HALAL lebih membawa BAROKAH—banyak contoh disekitar kita !!
    - Pertimbangkan keuntungan yg WAJAR dan MASUK AKAL–banyak contoh hanya mengejar return tinggi–modal awalnya nya gak kembali
    - Belajar dan kenali bisnis dan lakukan bertahap,cek ada real aktivitasnya gak ??cukup banyak yg jd korban agribisnis fiktif
    - Pelajari prospektus bisnis dan perjanjian,bandingkan !!! jika klop — Gunakan Akta notaris utk perlindungan
    - Gunakan PERTIMBANGAN AKAL SEHAT/LOGIKA-misal mau berinvestasi kayu jenis unggul carilah bibit yg cepat besar,berakar tunjang majemuk sehingga bisa high holding capacity ke tanah dan kuat kena angin dsb ,dan bisa survive kalo kemarau panjang — jgn hanya kejar cepat besar saja tp rentan penyakit dan berakar serabut….Gunakan logika sejenis utk kasus lain!!
    - Untuk Agribisnis perhatikan selalu faktor Agroklimat dan keterdapatan dan pertumbuhan tanaman sejenis di lokasi usaha kita — Case kita mau kebun durian sekitarnya ada gak yg hidup dgn baik ?? Kita mau bikin kolam ikan Lele di dataran tinggi kelihatanya kurang cocok….perhatikan syarat tumbuh jenis tanah,drainase,suuhu,kelembaban,sinar matahari,elevasi dll..
    - Untuk introduksi produk baru di lahan cobalah bertahap
    - Belajarlah dr kiat2 sukses contohnya perjalanan Pak Omri dr Eksekutif INCO menjadi pemain agrobussiness

    Semoga berguna !!
    __________________________

    Syaf: Thanks komennya

Tinggalkan Komentar