Jurus Menaklukkan Paper Based TOEFL

| January 21, 2009 | 67 Komentar

kungfu Jurus Menaklukkan Paper Based TOEFLBuku pelajaran TOEFL yang paling luas pemakaiannya di Indonesia adalah dari Barron: How to Prepare for TOEFL. Seorang rekan dari lulusan sebuah sekolah di Bandung yang bekerja di Bappenas mampu mencapai nilai 620 dengan memakai  buku ini.

Bagaimana cara dia belajar? Ia menghafal mati pola-pola structure yang terdapat pada buku ini!

Buku itu sebetulnya disusun untuk orang yang sudah rada canggih Bahasa Inggris nya. Untuk jelasnya, silahkan Anda baca sendiri kata pengantarnya.

Buku Barron mengajar para pembacanya dengan memberikan puluhan pola-pola structure yang harus diketahui para pembaca. Dilanjutkan dengan contoh kalimat yang benar serta contoh kalimat yang salah tanpa penjelasan yang mendalam. Seandainya Anda sudah mempunyai dasar bahasa Inggris yang cukup bagus, buku dari Barron (dan juga beberapa buku TOEFL lainnya yang menggunakan pola pengajaran yang sama) cukup baik Anda pelajari karena pola-pola ini akan mengingatkan kembali pada hal-hal “remeh” yang Anda lupakan.

Sebaliknya, jika Anda tidak mempunyai dasar bahasa Inggris yang baik, ketika Anda membaca buku ini, kepala Anda akan terangguk -angguk: betapa mudahnya balajar TOEFL, kita hanya disuguhi pola-pola structure belaka. Akan tetapi, ketika Anda menginjak pola yang ke 30, kemungkinan besar Anda sudah melupakan pola 1 sampai dengan 10! Buku ini menurut saya, bersifat mengingatkan tapi kurang memberikan pengertian pada para pembacanya.

Jika Anda mempunyai TOEFL awal (tanpa belajar) sekitar 500, sebaiknya Anda memakai buku dari Cliffs: TOEFL Preparation Guide. Saya sendiri memakai  buku Cliffs. Seorang karyawati BDN tamatan sebuah perguruan tinggi Bandung, mampu mencapai nilai 643 dengan buku  Cliffs ini. Ketika saya tanya apa rahasianya, jawabnya: “Saya suka dan terbiasa membaca novel berbahasa Inggris sejak lama!”

Seorang lulusan STAN mampu mendapatkan nilai 667 (!) … karena ketika ia masih kecil ia sudah dibiasakan berbahasa Inggris. Hal yang sama juga terjadi pada seorang mahasiswa undergraduate bidang political science di University of Houston.

Jika dasar pengetahuan bahasa Inggris Anda kurang bagus (nilai TOEFL sekitar 400-an), sebaiknya Anda memakai buku berjudul Building Skill for TOEFL terbitan  Nelson atau Bina Rupa Aksara (khusus hak edar Indonesia). Di Indonesia, belilah sekaligus dengan kaset dan kunci bahasannya. Jika Anda membeli bukunya terlebih dahulu, belum tentu Anda dapat membeli kasetnya secara terpisah di kemudian hari.

Buku Preparation Course for the TOEFL terbitan Longman dengan pengarang Deborah Phillips cukup bagus juga untuk dipertimbangkan membelinya. Susunan buku ini mirip sekali dengan buku terbitan Binarupa Aksara. Sayangnya, buku Longman ini cukup sulit Anda temui di Indonesia.

Omong-omong,  kenapa sih saya menulis kitab pusaka ini? Saya melihat beberapa orang yang sudah belajar keras menghadapi TOEFL, akan tetapi TOEFL nya nggak bisa naik. Hal yang sama pernah terjadi pada saya! Saya pernah kursus TOEFL dan saya tidak mendapatkan hasil dari tempat kursus tersebut.

Tempat kursus tersebut, seperti lazimnya tempat kursus di Indonesia,  memakai buku Barron sebagai buku pegangan utamanya. Bukannya nilai saya naik, tapi nilai saya turun. Padahal, menurut saya, sayalah peserta kursus yang paling rajin sedunia! Kalau murid sudah rajin, tapi tidak bisa juga, satu atau beberapa kemungkinan dibawah ini dapat terjadi:

1. Muridnya bloon.
2. Gurunya kurang cerdas.
3. Metoda pengajaran sang guru tidak tepat.
4. Metoda belajar sang murid nggak benar.

Untuk kasus saya, saya menganggap no. 1 dan 2 tidak mungkin terjadi. Kemungkinannya adalah 3 & 4. Saya nggak mungkin mengubah no. 3 secara revolusioner demi kepentingan saya … siapa sih saya ini? He, he, he …  Karena itulah, saya berusaha menemukan sendiri no. 4: metoda belajar yang cepat dan cocok untuk saya.

Seorang guru pernah menjadi seorang murid. Akan tetapi, ketika ia menjadi guru, ia lupa melupakan cara berpikir seorang murid. Jadi, jangan heran jika banyak guru pintar yang tidak bisa mengajar.

Saya mempunyai banyak buku TOEFL. Setelah membandingkan isinya, akhirnya saya memutuskan untuk memakai buku Cliffs. Saya memakai buku Cliffs karena buku inilah yang memberikan pelajaran mengenai structure secara mendetail.

Saya tidak memakai buku dari Nelson/Binarupa Aksara karena, menurut saya, kita harus mengerjakan latihan bagian per bagian jika kita ingin menguasai structure melalui buku ini. Di lain pihak, kita tidak perlu mengerjakan latihan bagian per bagian jika kita ingin menguasai structure melalui buku Cliffs.

Walaupun demikian, bukan berarti latihan soal tidak penting… seorang pemain basket yang mahir, tidak cukup hanya dengan membaca buku teori saja. Metoda latihan saya akan Anda jumpai juga dalam kitab pusaka ini. Cara saya belajar dengan memakai buku Cliffs mudah-mudahan pas pula buat Anda.

Di halaman muka dari buku Cliffs, Anda dapat menemukan petunjuk pemakaian / cara belajar dengan memakai buku Cliffs. Akan tetapi, saya tidak memakainya karena metodanya nggak pas buat saya, … kurang cepat. Metoda belajar saya didasari atas tiga pemikiran: 1. Bagaimana menguasai structure/grammar secara cepat. 2. Bagaimana kita belajar dari kesalahan yang kita buat. 3. Berusaha mengerti daripada sekedar menghafal.

Nomer 3 penting buat saya karena:

1. Saya percaya, kita mempunyai daya ingat yang terbatas. Misalnya saat ini otak kita menyimpan 1.000 data (baca: 1.000 hafalan). Kita masukkan lagi 500 data. Belum tentu otak kita kemudian menyimpan 1.500 data.

Kenapa? Ada kemungkinan 200 atau 300 data yang sebelumnya kita simpan akan hilang. Jadi total data yang baru adalah 1.300 atau 1.200 saja.

2. Kalau kita berusaha mengerti, jika kita terlupa, dengan mudah kita akan dapat menggali pengertian/informasi yang sudah kita pelajari sebelumnya hanya dengan melihat kembali informasi tersebut sekilas saja. Lebih lanjut lagi, kita dapat menggali informasi yang kita lupakan dengan melihat dan mengorelasikannya dengan informasi lain.

Ada satu hal lagi yang perlu Anda catat : janganlah Anda minder ketika menghadapi seseorang yang mempunyai oral ability yang tinggi. Belum tentu ia mampu mencapai nilai  TOEFL yang tinggi.

Kenapa demikian? Karena ia belum tentu mempergunakan kaidah bahasa Inggris yang baku. Sebaliknya, orang yang memiliki writing ability yang baik, kemungkinan  besar ia mampu mendapatkan nilai TOEFL yang tinggi.

I.A. STRUCTURE AND WRITTEN EXPRESSION

Saya menekankan struktur (Section II  dari  TOEFL)  sebagai bagian yang paling penting dari dua bagian lainnya.  Section I, II, dan III berturut-turut terdiri dari 50, 40, dan 60 soal untuk short version.  Karena nilai maksimum per section hampir sama (berturut- turut: 68, 67, dan 67 menurut Cliffs), mudah dimengerti bahwa kesalahan pada satu soal pada Section II akan lebih besar pengaruhnya terhadap total nilai dibandingkan kesalahan pada section yang lain.

Mengenai pentingnya penguasaan grammar / structure, dapat juga diilustrasikan sbb: Jika  Anda tidak mengerti  macam-macam  bentuk conditional (if), Anda tidak akan dapat memberikan interpretasi yang benar ketika soal jenis ini muncul pada Section I atau Section III.

Bagaimana cara belajar struktur? Pertama, pelajari teori  struktur  bagian perbagian secara berurutan hingga mengerti. Tandai seluruh kata yang tidak Anda ketahui artinya. Terjemahkanlah setelah selesai per bab, jangan menerjemahkan per kata setiap saat Anda menjumpai kata yang sulit. Mohon dibedakan antara membaca untuk sekedar tahu dan membaca untuk belajar. Jika Anda membaca hanya sekedar untuk tahu, tentunya Anda tidak perlu tahu arti seluruh kata yang tidak Anda ketahui. Manfaat kerajinan Anda dalam menerjemahkan juga akan Anda rasakan ketika menghadapi Section III.

Exercise perbagian bisa ditinggalkan terlebih dahulu. Misalkan saja sekarang  Anda  sudah belajar mengenai noun sampai mengerti, kemudian melanjutkan ke  bab  selanjutnya, misalnya mengenai  pronoun. Waktu  Anda belajar  pronoun, ternyata pelajaran mengenai noun Anda lupa lagi: Cuek saja. Yang penting, sewaktu membaca bagian noun tersebut,  Anda sudah mengerti. Dengan cara ini, Anda hanya membutuhkan waktu 5 hari untuk mempelajari stuktur. Kalau lebih ngebut lagi, barangkali hanya butuh waktu 3 hari.

Selanjutnya, kerjakan TOEFL Model Test I Section II  saja. Setelah  selesai,  janganlah melihat explanatory answer terlebih dahulu.  Tapi, ceklah hanya dengan kunci jawabannya saja. Tandai jawaban mana yang benar dan mana yang salah.  Periksa  kembali pekerjaan Anda. Usahakan mengerti sendiri kenapa  jawaban  tersebut salah.

Jika belum mengerti juga, cobalah membuka kembali teori struktur  yang telah Anda pelajari  di muka. Disinilah enaknya kita memakai buku Cliffs: Pada setiap kunci jawabannya, terdapat juga angka yang merujuk pada nomer halaman dimana kita dapat menemukan teori untuk mengatasi soal yang bersangkutan. Jika Anda membaca ulang teori dari problem yang bersangkutan, tapi Anda belum mengerti juga, barulah  Anda dengan  terpaksa mempelajari bagian explanatory  answer.

Kalau sudah menyelesaikan Model Test I Section II, janganlah tergesa-gesa untuk berpindah ke bagian Listening (Section I) atau Vocabulary and Reading Comprehension (Section III), akan tetapi kerjakan segera TOEFL Model Test II Section II. Rasakan kemudahan dalam menjawabnya dibandingkan ketika pertama kali berlatih.

I.B. LISTENING

Biasanya,  orang  yang  nilainya  jatuh  pada   bagian   ini (Section I) memberikan alasan sebagai berikut: ” Saya tidak mengetahui arti kata yang diucapkan “.

Menurut saya, alasan ini adalah tidak tepat. Yang terjadi adalah: “Saya tidak tahu bunyi kata yang diucapkan”. Dengan kata lain: ” Saya gagal mengidentifikasi kata  apa  yang diucapkan. ”

Kenapa demikian? Jika Anda membaca (bukan mendengar) listening script dari Section I, maka saya yakin Anda akan mengetahui arti kata atau kalimat tersebut sekitar 95 – 100%. Masalahnya adalah: Anda tidak terbiasa mendengarkan orang bercakap-cakap dalam bahasa Inggris.

Buku yang paling baik untuk mempelajari  bagian  ini  adalah Building Skill for TOEFL terbitan Nelson/Bina Rupa Aksara ataupun Preparation Course for TOEFL dari Longman.  Pada dua buah buku tersebut,  Anda dilatih setahap demi setahap,  khususnya  mengenai identifikasi suara.  Buku  dari  Barron  cukup  jelas  pula  dalam memberikan kemungkinan tipe soal yang muncul pada section ini, walaupun hanya secara  tertulis. Pada  akhirnya, buku apapun asalkan disertai kaset,  tidak akan menjadi masalah asalkan Anda mengetahui cara belajarnya.

Kalau Anda sudah di USA, bermanfaatkah televisi berbahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan listening kita? Ya! Akan tetapi, berlatih dengan kaset TOEFL akan jauh terasa manfaatnya. Kemampuan Anda dalam mengidentifikasi kalimat di televisi sebetulnya dibantu oleh gambar di televisi ataupun gerakan mulut pembicara. Dengan kata lain, “tidak murni” listening.

Tambahan lagi, kaset TOEFL selalu memberikan rangsangan berupa pertanyaan yang harus dijawab. Tidak demikian halnya dengan televisi. Usahakan mendapatkan nilai yang setinggi-tingginya dari bagian A dan B karena bagian C cukup panjang dan cukup sulit untuk dimengerti. Sewaktu Anda mendengarkan cerita di bagian C, usahakan untuk memikirkan struktur cerita. Hal ini sangat membantu Anda untuk mengerti cerita secara keseluruhan.

Selain itu juga, saya sama sekali tidak menyarankan Anda mempergunakan head phone dalam belajar. Kenapa demikian ? Di Indonesia, sewaktu ujian Anda tidak akan menemukan head phone barang satu biji pun!

Beginilah cara mempelajari Section I. Pertama, putar kaset berisi TOEFL Model Test I Section I. Kerjakan soal-soal pada Section I seperti lazimnya kita ujian TOEFL biasa. Setelah selesai, cocokkan dengan  kuncinya.  Jika  salah,  tandai jawaban mana yang benar. Kemudian, dengar kembali kaset tadi  dari awal  per  nomer soal tanpa melihat bagian Listening  Script terlebih dahulu. Ulangi kembali mendengarkannya jika  Anda belum dapat mengidentifikasi suara-suara  yang  diucapkan  dan belum mengetahui jawaban mana yang benar.

Pada tahap awal, di soal yang sulit, barangkali Anda perlu mengulanginya hingga 6 kali per  nomer soal sebelum dapat mengidentifikasikannya secara tepat. Jadi, Anda tidak mengulanginya sekaligus, tapi pernomer soal. Tentunya, lebih baik jika Anda memiliki tape player yang memungkinkan Anda untuk me rewind tanpa harus menyetop kasetnya terlebih dahulu.

Kemudian, jawablah pertanyaan yang diajukan. Setelah itu, ceklah kalimat yang Anda anggap tepat berdasarkan “pendengaran” Anda tadi dengan kalimat pada Listening Script. Jika sudah  mendengarkan  berulang-ulang tetapi Anda belum  juga mampu mengidentifikasi suara-suara  yang  diucapkan ataupun  belum mengetahui jawaban mana yang  benar,  barulah Anda dengan terpaksa membuka Listening Script dan memperhatikan hanya pada nomer soal itu saja. Buka  kamus  jika perlu.

Lakukan  hal ini hingga seluruh soal selesai. Waktu pertama  kali melakukannya,  Anda bisa menghabiskan waktu tidak kurang dari 3 jam untuk mengulang-ulang satu sisi kaset saja. Setelah itu akan berkurang drastis hingga 1 jam saja karena kemampuan Anda sudah meningkat.

Kalau Anda sudah melakukannya petunjuk  diatas  untuk TOEFL  Model Test I Section I, lanjutkan segera dengan mengerjakan TOEFL Model Test  II Section I. Rasakan kemudahannya dibanding ketika mengerjakan Test I dan  nikmatilah subscore yang lebih tinggi !

I.C. VOCABULARY AND READING COMPREHENSION

Jika saya menekankan Section II (Structure and Written Expression) sebagai konsentrasi belajar saya, maka saya menekankan Section III (Vocabulary and Reading Comprehension) sebagai tempat saya mencari nilai. Untuk bagian ini, terus terang saya tidak menemui kesulitan  sama sekali. Dua kali berturut-turut, nilai TOEFL saya untuk section ini adalah 67.

Cara belajarnya nggak aneh-aneh. Sering seringlah membuka kamus ketika membaca bacaan berbahasa Inggris. Kalau Anda mengetahui arti dari seluruh kata yang terdapat pada buku Barron atau Cliffs, Hal itu sudah Lebih dari pada cukup.

Akan tetapi, ada juga orang yang lebih suka menghafal sederet atau sekumpulan kata-kata yang tidak ketahuan ujung pangkalnya. Menurut saya, cara ini tidak efektif. Dengan cepat kita akan melupakannya lagi karena kita tidak mengetahui konteks pemakaian kalimat ini.

Lagipula, saya merasa kasihan pada diri saya jika saya harus banyak menghafal. Bagi saya, tulisan dalam artikel majalah, apalagi novel, lebih sulit untuk mengartikan kosa katanya jika dibandingkan dengan text book. Beberapa orang malahan berpendapat sebaliknya. Bagaimana menurut Anda sendiri?

Seorang teman menambah perbendaharaan kata dengan menulis kata- kata yang tidak diketahuinya dalam sepucuk kertas. Satu kertas untuk satu kata yang tidak diketahui. Selain menulis padanan kata, ia juga menulis turunan kata tersebut, misalnya bentuk adjective- nya. Ia menghafal kata-kata tersebut diwaktu senggang. Setiap orang memiliki metodanya sendiri-sendiri. Kalau Anda ingin meningkatkan vocabulary Anda secara sistimatis, buku yang terbaik adalah buku yang berjudul Word Smart dari Princeton Review.

I.D. BEBERAPA KIAT DALAM BELAJAR TOEFL

I.D.1. Kaset TOEFL yang sudah pernah Anda jawab soal-soalnya, jangan lupa untuk sering memutarnya; misalnya waktu Anda lagi membereskan kamar,  menjelang  tidur, ngelamunin pacar, dsb. Cara belajar ini adalah cara belajar paling malas yang pernah saya temukan!

Pokoknya, Anda hanya mendengar untuk membiasakan saraf telinga Anda saja. Terserah Anda hendak berpikir atau tidak. Kalau Anda ingin bepikir sedikit, coba pulalah untuk mengulang kalimat tersebut atau menjawab dalam hati.  Jadi,  yang namanya belajar itu nggak cuma di meja belajar saja.

Cukup menyedihkan melihat kenyataan bahwa teman-teman yang meminta kitab pusaka ini jarang sekali yang berniat untuk mempraktekkan cara belajar termalas ini. Padahal cara belajar ini sama sekali tidak memerlukan waktu khusus.

Jadi, masalahnya bukan gurunya yang salah, tetapi muridnya yang salah.

I.D.2. Usahakanlah untuk sering  mengarang  dalam  bahasa  Inggris. Cukup yang sederhana saja, misalnya: kegiatan Anda sehari-hari,  cita-cita, riwayat hidup, dsb.  Hal  ini sangat  membantu untuk  menguasai TOEFL, apalagi jika ada TWE (Test of Written English).

I.D.3. Walaupun Anda memiliki banyak buku TOEFL, untuk menghadapi Section II sebaiknya Anda hanya mempelajari 1 buah buku sebagai buku pegangan utama. Buku lain boleh Anda pakai, tapi hanya sebagai buku pendamping saja.

Kenapa demikian? Dalam kasus ini, bagi saya pribadi, mendalami seluruh isi suatu buku secara tidak sadar berarti juga mendalami: urutan penyajian buku itu, hal apa saja yang yang menjadi penekanan dari penulis, cara berpikir sang penulis, dan sebagainya. Jika saya mempelajari seluruh isi buku lainnya secara bersamaan, dapat dibayangkan betapa berat beban untuk meramunya.

I.D.4. Jangan pula dilupakan, buku Cliffs ataupun  buku  TOEFL lain  edisi terbaru sudah ada bagian TWE -nya. Di Shopping Centre kota Yogya, harga buku Cliffs hanya Rp 11.000 saja termasuk kaset – kasetnya. Di Toko Buku Gramedia Bandung harganya mencapai Rp. 23.000. Di TB Gunung Agung di Jln. Kwitang (dekat Proyek Senen), harganya mencapai Rp.28.000. Di perpustakaan yang besar, buku ini juga tersedia.

I.D.5. Saya juga punya buku + kaset TOEFL dari ETS. Cukup bermanfaat sebagai latihan, tapi tidak  bermanfaat sebagai buku  pedoman,  karena teori-teori nggak diberikan disini, langsung soal dan  penjelasan  jawaban. Dari jawaban dan penjelasan tersebut, khususnya pada bagian Understanding TOEFL kita bisa tahu filosofi para pembuat soal TOEFL. Cek,cek, cek, … (Filosofi itu apa sih ?!)

I.E. KIAT MEMILIH TEMPAT UJIAN TOEFL.

Selain letak dan jarak, satu faktor mutlak yang harus Anda pertimbangkan, dalam memilih tempat ujian TOEFL adalah: seberapa baik sound system tempat itu. Tempat test terbaik di Jakarta yang pernah saya ketahui dari seorang teman  adalah Jakarta International School dekat Pondok Indah. Sound system yang apik dan ruangan yang cukup kecil (ukuran satu  ruang kelas sekolah), membuat suara cukup jelas di dengar.

Saya sendiri pernah tes di Gedung Manggala Wana Bakti (Departemen Kehutanan), Slipi, Jakarta. Ruangan sangat besar (muat untuk 400 orang), demikian pula dengan speaker yang sebesar gajah; hasilnya membuat suara bergema. Jika Anda terlanjur mendapat tempat tes ini, janganlah kuatir ! Agar Anda terbiasa dengan kondisi sound system disana, ketika Anda belajar Section I, keraskan nada bas tape Anda !

Jika Anda tes di Uninus Bandung, konon kabarnya, supaya terbiasa, Anda harus belajar TOEFL dalam suasana yang ribut ! Jika Anda tes di PPIA Jakarta, siapkanlah pakaian hangat. AC  – nya nggak bisa dikecilkan ! Karena itu, jika Anda ingin mendapatkan tempat tes yang baik, bergegaslah mendaftar![]

Tulisan terkait:

Sumber tulisan : Ahmad Syamil, “Kitab Pusaka Ilmu Menaklukkan TOEFL dan GMAT.

Sumber gambar: http://l.yimg.com/img.movies.yahoo.com/ymv/us/img/hv/photo/movie_pix/dreamworks_skg/kung_fu_panda/jack_black/kungfu.jpg

 

Tags: , , ,

Kategori: Tips Beasiswa

Komentar (67)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. charles says:

    Saya pikir apapun tes bahasa Inggrisnya yang penting kita harus memakai bahasa Inggris setiap hari. Jadi jangan hanya waktu tes saja.
    _________________________

    Syaf: Itu kondisi sangat ideal. Tapi bahasa Ind juga penting

  2. Afif says:

    bahasa inggris yang paling penting…

  3. ekayu15 says:

    semua betul….( i mean your opinions)thanks anyway..
    _________________________

    Syaf: Sama-sama

  4. Pak,maw tanya doNk,
    saya sudah mencari Buku Toefl ny Barron dan Cliff’s Toefl Preparation Guide. .Tp di Gramedia Purwokerto tidak ada, ,termasuk juga Gramedia YK. .
    Kalo di Yogya itu Shopping Center kota Yogya tu tepatnya di mana y,saya membutuhkan sekali buku cliff ini??
    Sebelumnya kalo Toefl saya saat ini sekitar 490, Barron aj apa Cliff y. .Mhn bantuany. .Terima kasih
    _________________________

    Syaf: Mas Erick,

    Kalo Barrron saya pernah lihat kok di Gramedia. Apa waktu itu stok lagi abis ya..

    Shopping centre lama sekarang dah dipugar, kios bukunya juga sudah pindah, tapi ga jauh kok. Lokasinya bersebelahan sama Taman Pintar, deket keraton ama kantor pos besar. Kalo dah nyampe sana belum nemu tanya aja.

    Selain di shopping, coba juga ke kios buku Sagan, tempatnya ga jauh dari Gramedia ke arah utara (UGM). Kalo beli di kios gini pokoknya mesti berani nawar.

    Saya sendiri lebih terbantu pake Cliff, Barron untuk pelengkap saja. Ga tau kalo mas erick nya, tapi saya sarankan Cliff yang lebih diperbanyak.

    Semoga ini bisa bantu. Sukses ya…

  5. mifta says:

    mas, masak sih buku nya dapat seharga rp.23000?ini data tahun berapa nih?
    _________________________

    Syaf: Iya, ini emang tulisan lama. Tapi yang penting esensi dari tips2 metode belajarnya, masih tetep relevan.

  6. deta says:

    gimana c cara ngerjain toefl bagi orang yang sama sekali ga ngerti bahasa inggris kasihan tu maaas anak anak kuliahan yang pada mau wisuda ga jadi gara2 ga lulus toefl
    _________________________

    Syaf: Wah, gimana ya. Mesti banyak latian ngerjain soal aja.

  7. fahmi says:

    bagaimana dengan TOEFL Peterson

    mohon informasi dunk tempat pelatihan bahasa gratis
    ________________________

    Syaf: Saya belum pernah pake peterson. Tapi seharusnya dasarnya tetep sama. Kalo pelatihan gratis saya ga ada infonya ni. Sukses belajarnya..

  8. ida says:

    mas, kalo di palembang, ada info tempat jual buku longman gak ?
    sepertinya gramedia sini tidak terlalu lengkap..
    makasii
    _________________________

    Syaf: Waduh kalo palembang ndak tau saya. Kalo tanya jogja saya bisa bantu;) Sukses hunting nya

  9. echa says:

    untuk pemula apa yang harus dilakukan? atau tes TOEFnya dadakan kan ga’ sempet belajar materi yang segitu banyak? ada tips lain ga’

  10. echa says:

    capek mikirin TOEFL

  11. cinan says:

    Dear Pak Syafril.

    Menarik sekali arikel anda. Beberapa point saya sependapat dengan anda. Saat ini saya juga menggunakan buku cliffs TOEFL preparation guide. Tetapi ketika membeli tidak disertakan kasetnya. Dan saya coba untuk search di internet tapi tidak ketemu. Apabila Bapak punya file audionya. Mohon bantuannya untuk bisa share.
    Terima kasih.

    -Best regards-
    __________________________

    Syaf: Saya waktu belajar pake cliff juga cuma mengandalkan bukunya, alias ga pake kaset. Jadi tidak bisa banyak bantu.

    Selain cliff, mungkin bisa dikombinasikan dengan buku2 terbitan yang lebih baru yang umumnya telah menyertakan CD audio nya.

    Semoga sukses.

  12. keren keren keren! makasih tips nya.. sebagai orang yang minim akan ilmu dan buta dalam berbahasa, rasanya ini sangat-sangat membantu banget tips-tips nya.. makasih banyaaaak! :)
    _________________________

    Syaf: Sama2, semoga bermanfaat

  13. Anonymous says:

    mas, td pny info tempat jual buku2 longman di jogja. boleh sy minta info dmana bs mndapatkan buku2 longman dijogja? trims..
    ________________________

    Syaf: Bebarapa tempat jualan buku di Jogja: Gramedia, Gunung Agung, Shopping Center, Kios buku Terban. Selamat berburu.

  14. cipin says:

    maaaaas, daku mo ngejar kuliah ke jepang n ternyata kesana jg pelu TOEFL!!!! sedangkan daku tuh lemahnya di bagian listeningnya, kira2 kalo ‘serius’ belajar TOEFL, berapa lama y??
    ________________________

    Syaf: Hehe, tergantung seberapa seriusnya. Siapin aja 2-3 bulan sebelum tes, sempetin try out sebelum ambil tes yang sebenarnya.

  15. Reini says:

    Trims banget infonya! Kebetulan sy lg butuh bgt informasi ttg TOEFL
    _________________________

    Syaf: Sama2, semoga bermanfaat.

  16. Hippo says:

    hmmm, saya bosen dengan nilai toefl saya yg range-nya segitu2 aja (590-610). pengen sekali2 dapet nilai perfect di listening sama reading, ga pernah bisa. apalagi structure..dapet 60 aja sujud syukur hehehe
    jadi yg plg bgus bwt bljr structure itu cliffs ya? kira2 range harganya berapa ya? mw nabung ni, maklum masih kuliah…
    ________________________

    Syaf: Lha, kalo dah dapet skor segitu buat apa ngejar perfect? Emang TOEFLnya mo dipake buat apa?

  17. rae says:

    Terimakasih.. Artikel ini sangat menarik dan informatif.. Sy jd tau strategi menaklukkan PBT dan tau buku apa yg saya harus beli. sebelumnya sy pakai Barron, nilai Toefl sy bukan naik, malah turun (kesalahan sepertinya ada pada saya, bukan bukunya.. :p) Mmm.. dalam waktu 3 hari ini saya mau tes. Semoga buku Cliffs bisa membantu. Amiiiin..
    _________________________

    Syaf: Sama2, semoga sukses tesnya

  18. John says:

    am kenal syaf… aku juga di FI lagu nyari info GMAT and Toefl. Makasih blok ini banyak memberikan inspirasi buat ku…salam dari Puncak Cartenz Papua and sukses selalu…
    _________________________

    Syaf: Halo, salam kenal juga..selama disana malah belum sempat ke cartenz ni:)

    Sukses juga…

  19. makasih infonya, mau tanya tentang GRE yang subject dong mas, seperti apa ya ?
    _________________________

    Syaf: Saya juga belum pernah ikut yang subject tes. Tapi secara umum yang membedakan di soalnya saja. Kalo di subject tes, soal akan tergantung dari subject yang diambil (mat, kimia, biologi, komputer, dll).

  20. Gurnita says:

    Mas,,dari kmarin aku dah muter Jogja termasuk Shopingn Toga Mas,,ga nemu Longman,,dimana ya Mas,,dapetinnya?
    Makasih
    _________________________

    Syaf: Kalo di sagan atau gramed gimana? Atau jgn2 kmrn stok pas kosong?

  21. sofyan dwi wahyudi says:

    klo bisanya bahasa inggris conversation, mau belajar toefle gmn strateginya??
    ________________________

    Syaf: Tips diatas berlaku umum, bisa diterapkan untuk kondisi apa saja.

  22. yusako says:

    meninggalkan jejak ah.. saya pro sama om Cliff, cuma buku ini satu2nya yang saya pakai.. yang lainnya ada di rak buku. haha.. wish me luck! makasih dan salam kenal.
    _________________________

    Syaf: Salam kenal juga, smoga sukses TOEFL nya.

    • yusako says:

      sy sempat beli buku om cliff untuk teman di depan mesjid Salman.. buat neng geulis dikasih harga 30 ribu(taun 2009).. yaa bajakan juga sih sepertinya mah. tapi kondisi baik. hihi.. skrg beli lagi buat adik belajar 50rb di st. UI. Ya, untuk dasar, Cliff ini enak dibacanya. :)

  23. ita says:

    ikuti try out dulu, sebelum mengikuti tes yang sebenranya? good idea!! dimanakah bisa mengikuti try-out?

    thanks!
    _________________________

    Syaf: Buat try out bisa ditanyakan di lembaga kursus bahasa Inggris (LIA, ELTI, dll)

  24. alphia says:

    kalo di daerah tangerang ada ga bukunya?
    buku Cliff itu pake bahasa Indonesia/inggris?
    seberapa tebal’a?
    __________________________

    Syaf: Coba saja cari di toko buku sekitar sana. Punya saya bahasa Ingg.

  25. rini says:

    Pak, apa ada situs soal-soal ril toefl IBT?
    gimana strategi untuk sukses IBT? detil untuk reading, listening, speaking n writing. saya akan tes juni ini? sekarang lagi persiapan bahasa untuk ambil master degree ke US? bentuk soal-soal di IBT beda dengan PBT. Apa bisa terkejar sukses (skor sktr 550 ke atas)dalam waktu 2 bulan? soalnya saya belum pernah ikut ril tesnya untuk IBT, sementara nilai toefl PBT (yang intsitusional) kemarin masih belum sampai 550.Trims sebelumnya.
    _________________________

    Syaf: Untuk situs soal IBT coba disini http://www.learnatest.com/LEL/index.cfm/

    Semoga terkejar skornya.

  26. vivi says:

    saya sudah pernah mengikuti diklat TOEFL memakai buku longman sebagai pegangan, selesai diklat nilai saya naik sekitar 50 poin…setelah beberapa lama saya mencoba lagi mengikuti PBT di tempat lain…dan hasilnya turun ke poin sebelum saya mengikuti DIKLAT…dan saat ini dengan belajar sendiri saya merasa sulit sekali meningkatkan kemampuan TOEFL saya (setidaknya seperti kondisi setelah DIKLAT )…mungkin karena lelah setelah bekerja sehingga pembelajaran tidak berkesinambungan….sedangkan pada saat diklat, setiap hari kami dipaksa bicara bhs inggris,”dicekoki” semua skill2x TOEFL dan tiada waktu untuk memikirkan hal lain walaupun hanya menonton tv (karena menurut teacher saya, menonton dapat mengurangi konsentrasi dan melemahkan daya fikir, karena gambar sudah ditayangkan sebelum kita berfikir)..
    QUetions : belajar TOEFL memang harus berkelanjutan y ?, memaksa diri tuk luangkan waktu belajar TOEFL…betul ga ?…sayangnya ditengah berbagai aktifitas tekad kurang bulat utk terus belajar….:(…hiks…gmn ya spya terus istiqomah..?
    _________________________

    Syaf: Akan lebih baik jika belajarnya bisa rutin atau terprogram.

    Sebenarnya kondisi kita hampir sama. Dulu saya juga belajar TOEFL selepas pulang kerja. Capek sih, pulang kerja kan pinginnya nyantai. Tapi ya mesti dipaksa, demi impian sekolah ke AS.

    Sukses belajarnya.

  27. Bayu says:

    terima kasih…saya suka sekali dengan tulisan anda ini…
    salam kenal…
    _________________________

    Syaf: Sama2, sering2 mampir

  28. abudini says:

    mantabbb

  29. anggi says:

    untuk pak admin di atas yang lagi jual buku, saya bisa menghubungi anda di nomer berapa?
    saya tertarik untuk membeli novel klasiknya. please japri saya di 0812 819 05550. terima kasih..

    -anggi-

  30. azri says:

    pak…
    Thanks banget atas sharing n infonya..! langsung dipraktekin..ntar ada klw ada kesulitan akn diubungi..

    thanks sekali lagi..
    azri

  31. om lukas says:

    kalo buku cliff berapa ya harganya ?
    trus kira kira berapa hargannya?
    cocokkah bagi pemula yang skornya baru 300 an ?
    mohon sarannya

  32. Anda ingin mendapatkan TOEFL 500 bahkan lebih dengan cara lebih mudah?
    Pintar saja tidak cukup untuk menaklukan TOEFL…Anda perlu strategi jitu untuk mendapatkan TOEFL diatas 500
    Pelajari trik, tips dan strategi mendapatkannya dengan cara lebih muda
    Saya sudah membuktikan, hanya dengan belajar 1,5 bulan strategi ini ternyata cukup ampuh mendapatkan TOEFL 526
    Jangan ragu, ayo segera pelajari konsepnya DI SINI
    Tips ini sangat ampuh meningkatkan skor Listening (ini paling sulit bagi yg tidak tau strategi menaklukannya), Structure – Written Expression serta Reading Comprehension
    Tunggu apa lagi KLIK DI SINI

  33. kalau saya bisanya cuma conversation,gimana cara supaya bisa ngerjain toefl?

  34. tomi says:

    saya pakai cliffs punya juga. sebelumnya toefl 550an. sekarang lumayan toeflnya kemarin 600an dan sekarang sudah dapat beasiswa ke luar negeri :D

  35. R.Ayu says:

    Saya sedang mencari Longman Introductory Course for the TOEFL Test
    Preparation for the Computer and Paper Tests, with CD-ROM and Answer Key
    Mungkin anda tw, dmn saya dpt membeli bku ini di Indonesia, Jakarta tepatnya.
    Thx.. :)

  36. andien says:

    great tips ,,thanx a lot

  37. Fitri says:

    Mas Syaf, aq masih bingung dg perbedaan yg IBT sama PBT. Mohon pencerahannya ya mas. Terimakasih sebelumnya.

  38. Fitri says:

    waaa maaf baru baca ternyata jg dibahas di artikel yg lain. Trims ya mas :-)

  39. riza says:

    mas minta covernya donk.., kalo nggak saya gak tau mo beli yg mana..
    soalnya takut ntar bli yg abal2..!

  40. wied says:

    Pak Syaf untuk yang baru belajar toefl lebih gampang pake buku apa ya ? coz di pkl saya nyari yg cliff belum ada…ada saran ? sementara ada buku dari barrons tp kayaknya sulit sekali. kalo punya cliff skrg harganya sekitar berapa pak syafril ? trims
    _______________________

    Syaf: Kalo pake buku apa tiap orang punya selera masing2. Saya dulu emang pertama pake cliff, tapi buku lain tentu bisa juga.

    Saya tidak tahu harga cliff sekarang. Saya dulu cuma fotokopi dari teman.

  41. Pandu says:

    Pak kalo daftar TOEFL PBT itu di situs apa ya pak?
    saya nyari kok ketemunya IBT terus.
    Terus itu beli bukunya kalo saya di Madiun paling deket di mana ya pak?
    terima kash. Mohon bantuannya.

  42. ayamont says:

    makasih makasih , ini yang saya butuhkan dari lama . akhirnya saya bisa mendapatkan referensi buku dan tips belajar yang baik , setelah sekian tahun belajar dan gk paham2 :D

  43. three_solo says:

    pak toefl saya masih pas2an berkisar 400an, buku yang cocok buat saya apa?? cliff ato building skill for toefl?? o ya, di toga mas jual g cliff maupun building skill for toefl?? aku takut kalu beli di shopping ntar kasetnya nglokor/g bisa diputer??!! mohon dibales.. terimakasih…

  44. Onny says:

    wah, terima kasih pak sharingnya. beberapa bulan yang lalu saya dipinjami buku TOEFL entah penerbit mana saya lupa. setelah belajar cukup lama, ternyata ga naik2 tuh TOEFL saya. Terus dipinjami TOEFL BARRON, hasilnya sama juga. Terus dipinjami lagi buku dari Longman, nah dari sini saya merasakan manfaatnya, karena disini saya jadi tahu kekurangan saya (terutama structure) ada di bagian yang mana. Tapi sayangnya saya baru baca artikel ini. Karena masih kurang puas, saya coba belajar lagi dari buku2 yang lain. Hasilnya malah tambah bingung, n jumlah benar dalam section II (structure) malah anjlok lagi. hik..hik..hik..

  45. Rangga says:

    semangat untuk maju

  46. aci says:

    wah, sangat solutif artikelnya. saya jadi semangat belajar lagi.. dari dulu tes toefl ga pernah belajar secara khusus, makanya ga pernah beranjak dari 530-an :( (
    saya coba beli bukunya cliffs ah. nuwun :)

  47. sherly da costa says:

    hai, i am sherly da costa…ur writing about prepare for toefl tes is more advantage for me.
    actualy, the first time i was trying to attend the toefl test, i’ve got score 460 in UI jakarta..while, i attended toefl tes in London School of public realtion, i’ve got 467 (but really i never learn before n when filled the answer i was not too concentrated, n not seriously)…therefore, i think the tests form are differents in every universities…UI toefl test is more complicated than others in Indonesia..i wish i am not wrong in wrtitng this statement, friend!!!!
    i just wanna share my experience in attending the toefl tests for the firs time…
    now, i have to learn and prepare before attending the toefl test, so i will get a high score.
    oh, ya…i am familiar with the conversation of native speakers of english when engaged in conversation, but in listening section i was still not in the right way to chose the correct answer…
    maybe, i must be concentrated…
    thnks a lot

  48. Taufiq says:

    Terima kasih banyak atas bagi2 ilmunya. Saya sangat ingin nymbung sekolah keluar negeri makanya selama ini saya mendedikasikan hidup saya 1,5 tahun untuk bekerja di tempat dimana saya akan selalu berdekatan dengan native speaker. Tiap hari, mulai dari slamat pagi sampai slamat malam saya slalu practice bule disebelah kamar saya tiap hari. Hingga pada akhirnya saya merasa sangat PD abis untuk toefl, pokoknya udah yakin aja klo toefl saya pasti ga bakalan kurang dari 500, tau2nya pas dites hasilnya ga lebih dari 450. gila.. malu2 in bangat tau ga. Memang seperti yg telah anda bilang di atas bahwa org yg tinggi oral ability nya blum ngejamin score toefl ya tinggi. Untuk itu saya akan coba mulai lagi dari awal sesuai dengan petunjuk2 anda.
    Mokasih banyak yoo…!

  49. Junior says:

    wah kalo belajar toefl minimal berapa lama ya?

  50. nafsi says:

    terima kasih atas petunjuk dan saranya ,selama ini saya mencari formula yang efektif dan efisien untk mndptkan score TOEFL yang tinggi, kalo bs minim 550 dan sy yakin sy telah menemukan caranya dari web anda, trim semoga allah membalas kebaikan mas. salam, kenal ,doakan bs dpt score tinggi

  51. Fathul says:

    Sangat inspiratif, I like this article.. inspiring.. Thanks a lot for your writing Pak Syaf..
    Semoga aku bisa segera melaksanakan tips & strategi belajarnya. Adakah update harga buku Cliffs, Longman & Baron yg terbaru (Juni 2011)?
    Saya sempat frustasi belajar TOEFL, karena hampir 10 tahun ingin upgrade score, tp yg didapat ga lebih dari 40 poin [pertama tes thn 2001 (TOEFL Like Test di Jogja) dpt 443 & thn hingga 2011 ini score tertinggi cuma 481 (EPT LIA).. so bad ya Pak, hufhh].. Tp semoga dgn ilmu2 baru ini segalanya bisa menjadi lebih baik.. Wish me luck, friends..

  52. Carajawab.co.tv

    .:MUDAHNYA MENDAPATKAN NILAI TOEFL DI ATAS 500 ATAU BAHKAN 600:.

    AKHIRNYA!!! TELAH DITEMUKAN CARA BARU MENJAWAB TOEFL DENGAN CEPAT DAN TEPAT MELALUI METODE MINDMAP!

    Anda mungkin berpikir, meningkatkan nilai TOEFL sangat sulit. Kursus meningkatkan nilai TOEFL juga sangat MAHAL dan belum tentu efektif. Butuh waktu lama untuk belajar struktur, grammar, reading, apalagi listening.

    Mulai sekarang ubah cara pikir Anda!!!
    - Belajar TOEFL tidak perlu menghabiskan waktu!
    - Belajar TOEFL juga tidak harus MAHAL!
    - TOEFL itu mudah jika tahu trik menghadapinya
    - TOEFL itu gampang jika tahu cara menjawabnya

    Untuk mendapatkan itu semua diperlukan cara dalam menjawab soal-soal TOEFL. Dengan mengikuti cara pembelajaran ini, Anda bisa mendapatkan nilai TOEFL di atas 500 bahkan sampai 600.

    http://www.carajawab.co.tv/

    Apa itu metode Mind Map?
    Mind Map atau peta pikiran adalah sistem penyimpanan dan penarikan data (informasi) yang sangat luar biasa yang terdapat di dalam otak kita dan merupakan metode pencatatan yang mengakomodir berbagai informasi agar mudah dicerna oleh otak. Anda akan mendapatkan gambaran secara utuh berbagai teknik dalam mempelajari Toefl dengan metode Mind Map.
    Secara umum mind map dapat diartikan sebagai suatu alternatif pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran yang terputus-putus. Dalam arti, mind map merupakan suatu cara berpikir yang menghubungkan satu subjek dengan subjek yang lain kemudian menghimpunnya menjadi satu kesatuan yang utuh. Secara khusus, mind map adalah suatu bentuk atau cara menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke luar dari otak secara visualisasi.
    Dengan mind map, setiap potong informasi baru yang kita masukan ke otak kita otomatis dikaitkan ke semua informasi yang sudah ada di sana. Semakin banyak ingatan yang melekat pada setiap potong informasi dalam kepala kita, akan semakin mudah kita mengaitkan ke luar.

    Mengapa Mind Map berhasil?
    Dengan mempergunakan Mind Map maka Anda akan mendapatkan kecepatan memperoleh masuknya informasi cara mengerjakan Toefl kedalam otak. Mind Map membantu Anda mengingat informasi yang telah disimpan. Mind Map melibatkan pikiran Anda, membantu menghubungkan informasi-informasi yang ada.

    ((baca lebih lengkap di carajawab.co.tv))

    Carajawab.co.tv

  53. Mr. Yo says:

    terima kasih infonya, siap hunting buku cliff, semoga berhasil….

  54. [...] by: http://syafrilhernendi.com/2009/01/21/jurus-menaklukkan-paper-based-toefl/ Like this:LikeBe the first to like this post. « Bagiamana Cara Meningkatkan Produktivitas [...]

  55. Fadila says:

    Something brought me to this site, karena besok akan menghadapi ada tes Toefl di ITB dan sempat googling mencari sepotong dua potong artikel yang setidaknya membantu saya untuk tes tersebut. Terimakasih telah menulis di ini. Sangat inspiratif dan membantu. Mudah-mudahan teman-teman yang lain merasa begitu juga. Dan yang terakhir saya ingin menambahkan, untuk mempersiapkan peralatannya (alat tulis dan kartu ujian) di hari sebelumnya. Istirahat yang cukup dan berdoa (juga tidak kalah penting).
    Keep writing, mas :)

  56. Bagus says:

    halo mas, saya dulu udah pernah ikut prediction test skornya 510, kira2 setelah baca cliff’s terus nyoba toefl tes yg resmi bisa nggak ya sampe 550? takutnya kalo toefl tes yg resmi lebih susah dari prediction test.. Oiya, kalo di jogja mau ngambil toefl tes yg resmi dimana ya? kira2 berapa lama bisa keluar hasilnya?

    Terima kasih,
    regards

  57. Dadang Andri says:

    Trims atas pencerahannya…….

  58. Onyeng says:

    Dear Mas Syafril

    Terus terang artikel yang anda buat sangat bermanfaat, khususnya bagi saya yang sedang fokus untuk belajar TOEFL, sangat memotivasi. Referensi nya pun cukup jelas.

    Regrads,

    Onyeng

  59. Anonymous says:

    Barangkali ada yang butuh materi tentang TOEFL Gratis!!!! termasuk software interktifnya
    http://nilaiserah.blogspot.com/search/label/TOEFL%20SECRET

  60. Nidlom says:

    Nitip lapak gan Barangkali ada yang butuh materi tentang TOEFL Gratis!!!! termasuk software interktifnya
    http://nilaiserah.blogspot.com/search/label/TOEFL%20SECRET

Tinggalkan Komentar