Bara Gaza

| January 17, 2009 | 4 Komentar

gaza blockade 2 Bara GazaSampai hari ini Gaza masih membara. Gaza adalah kota tua. Orang pertama menapakkan kaki sekurangnya 15 abad sebelum kelahiran Isa.

Kota dengan sejarah purba, setua usia kota. Adalah orang Kan`an yang kemudian menjadi nenek moyang bangsa Mesir yang pertama berdiam disana. Menurut ahli, Gaza berasal dari akar bahasa Kan`an yang berarti “kuat”.

Penguasa besar dunia saling silih berebut wilayah itu hingga sejarah panjang Gaza dipenuhi cerita penaklukan. Menguasai, dikuasai, terusir, mengusir.

Sampai hari ini Gaza masih meneruskan kepedihan panjang itu. Sebuah bangsa yang sudah terusir dan berdiaspora, mendadak datang dan mengaku sebagai pemiliknya.

Bangsa itu, Israel, memang akhirnya mundur dari Gaza, namun dengan tetap mempertahankan kontrol atas garis pantai dan wilayah udara, serta mempunyai hak mengadakan operasi militer jika mereka merasa itu diperlukan.

Inilah yang kemudian terjadi hari ini. Dengan dalih mempertahankan diri mereka mengerahkan kekuatan militer raksasa seakan menghadapi negara besar dan kuat.

Ini yang kemudian mengaburkan pembenaran membela diri. Membela diri dari siapa? Dari lemparan batu anak-anak remaja?

Membela diri hanya pantas disematkan kepada pihak yang terancam eksistensinya. Yang tanpa upaya pembelaan akan menuju pada kepunahan. Sedang Israel sama sekali tidak terancam punah. Mereka justru kini kekuatan terbesar di sekeliling wilayah.

Apalagi jika alasan pembelaan ini tidak memilih sasaran. Tanyakan pada 1000 lebih korban yang hanya ingin hidup tentram tanpa gangguan. Tanyakan pada anak dan perempuan malang yang tidak menahu hingga tiba-tiba Izrail datang seiring bunyi ledakan. Manusia-manusia kecil yang cuma ingin menjalani hidup bahagia di tanah yang merdeka.

Tapi karena aksi tanpa pilih, mendadak semua terenggutkan. Dan jangan harap orang yang ditinggalkan akan lupa begitu saja. Di dalam dada mereka niscaya tumbuh dendam tebal yang semakin membikin kusut lingkaran kekerasan.

Kota yang jadi wilayah kerajaan Daud sampai hari ini masih mengepulkan asap ledakan. Menyisakan prihatin atas jatuhnya korban yang tak perlu.

Semoga ini bukan karena Gaza bertakdir memiliki sejarah penaklukan dan perang selamanya.[]

Tulisan terkait:

Sumber gambar: http://granfalloon.files.wordpress.com/2008/01/gaza3.jpg

Tags: , , , , , , ,

Kategori: Langlang Fikir

Komentar (4)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. Ghufron says:

    Iya mas saya prihatin sekali atas peristiwa ini, tapi anehnya ada saja orang yang dgn jelas2 dukung zionis, bahkan di Indonesia pun gak sedikit.

    Oh iya mas, blog ini pake free hosting atau 000webhos.com ya? Coz saya lagi belajar wp neh, cuma saya pengen pake iklan geto. Share dunk, sukur2 tutorialnya dikirim via email. Ditunggu ya…

    Thx b 4!
    _________________________

    Syaf: Mas Ghufron, saya juga masih pake hostingnya wp. Kalo mo dipasangi iklan memang sepertinya harus pake hosting berbayar. Tapi saya belum ada rencana kesitu, jadi tutorialnya juga belum punya.

  2. Afif says:

    Kasihan banget sih….
    ________________________

    Syaf: Setidaknya hari ini dah ada gencatan senjata

  3. nina says:

    dear nendi,
    ini hasil ngobrolku sama one of ‘them’.
    ini their side of story.
    up to you to judge^^

    “According to Jewish Law, which is accepted by all Orthodox Jews, Zionist or not, non-Jews who wish to live in the Land of Israel must accept upon themselves the status of a Ger Toshav, resident alien. That means that they would be allowed to dwell in the Land of Israel once they agree to comply to the 7 Noahide Laws of basic morality, and have no political rights. The Land of Israel belongs to the Jewish people, and only the Jewish people. We covet no other lands, but only want what belongs to us. G-d said: The Land is Mine, and the People of Israel is Mine. I will give My Land to My People (Tanchumah, Bamidbar 34)

    Jews against zionist?
    I think that you are referring to the group Neturai Karta. Neturai Karta is a fringe movement with a following of little over 5000 people. They have been condemned by virtually every major mainstream Jewish organization. Neturai Karta lost any legitimacy after they attended Iran’s Holocaust denial conference. They are little more than anti-semites in Jewish garb.”

    Yahudi ultra kanan = ‘agama’ vs kemanusiaan.
    Pemerintah Israel dan IDF = Kekuasaan vs kemanusiaan
    USA, EU dan Arab = {Impor senjata + minyak} vs kemanusiaan

    Roketnya Hamas? Penyelundupan senjata? Get real!
    Stupid stupid excuses!!!! Tapi sedihnya banyak yang percaya.
    _________________________

    Syaf: Halo nin, aku dah komen balik ke blog mu.

  4. abu groza says:

    hah untung disini para komentatornya daha pada baligh, yang masih bertanya2 saya juga punya pertanyaan yang sama, dan saya mau menambah pertanyaan: KENAPA MEREKA YANG MENDUKUNG ZION MASIH BERANI MENJEJAKKAN KAKINYA DI TANAH INDONESIA INI?

Tinggalkan Komentar