M1 Garand Rifle: Senapan Legendaris di 3 Perang Besar

Senapan ini berjuluk M1 Garand Rifle atau dikenal juga sebagai Caliber .30 M1. Sudah sepantasnya jika senjata ini dimasukkan dalam kategori senapan legendaris.

Masa bakti M1 Garand merentang dari PD II, Perang Korea, hingga Perang Vietnam. Saat PD II, Garand dipakai baik di teater Eropa maupun Pasifik.

M1 Garand pertama kali dikembangkan pada tahun 1920an oleh John Garand, seorang karyawan yang bekerja di Springfield Armory. Springfield Armory ini merupakan pabrik pembuat M1903 Springfield -senapan yang juga punya cerita gemilang- yang di kemudian hari digantikan oleh M1 Garand.
Lanjutkan membaca ‘M1 Garand Rifle: Senapan Legendaris di 3 Perang Besar’

Mendefinisikan Definisi

Kalo seseorang ditanya: Dimana batas Indonesia?

Kemudian dijawab: Indonesia dibatasi oleh 4 arah mata angin.

Jawaban ini tidak akan pernah menerangkan atau membuat pertanyaan menjadi lebih jelas. Sebaliknya, sesuatu yang ingin diperjelas menjadi tetap kabur karena pertanyaan akan definisi dijawab dengan sesuatu yang membutuhkan definisi lagi. Ringkasnya, definisi dijawab dengan tambahan definisi.

Menurut wikipedia: A definition is a formal passage describing the meaning of a term (a word or phrase).
Lanjutkan membaca ‘Mendefinisikan Definisi’

Hero, Kokok Ayam, dan Perlunya Tujuan

Tuhan tahu

Mimpi memang sulit diwujudkan

Namun jangan kau biarkan orang lain merenggutnya darimu

Bertahanlah

Akan selalu ada hari esok

Kau akan menemukan jalan pada waktunya

(Hero, Mariah Carey)

Apa beda hari senin dengan selasa? Apa beda tanggal 1 dengan 15? Mungkin tak banyak.

Itu sekedar penanda waktu yang tak istimewa.  Tanggal 1 waktu gajian, tanggal 15 mulai cari utangan. Selebihnya toh sama saja. Awal hari ditandai kokok ayam, malam hari ditandai bunyi kodok.

Mungkin itu sebabnya setiap orang mesti punya tujuan yang hendak diwujudkan. Ini yang akan membuat harinya tidak akan pernah sama. Setiap terbit hari akan berarti langkah-langkah menuju pewujudan tujuan itu.
Lanjutkan membaca ‘Hero, Kokok Ayam, dan Perlunya Tujuan’

Dalam Bingkai Eksistensialisme: Tindakan Saya Mendefinisikan Siapa Saya

Apa tujuan manusia diciptakan? Apa yang membuat manusia berarti? Bagaimana agar manusia dapat menjalani hidupnya dengan baik?

Inilah kira-kira pertanyaan yang juga menarik perhatian eksistensialisme, sebuah cabang filsafat yang banyak berkembang pada abad 19 dan 20.

Istilah eksistensialisme baru ‘dipatenkan’ sekitar tahun 1940 oleh Gabriel Marcel, meski kemunculan aliran ini bisa dilacak jauh melebihi masa itu. Pada tahun 1835, tulisan Soren Kierkegaard, filsuf asal Denmark ditengarai sudah mengandung benih-benih eksistensialisme.
Lanjutkan membaca ‘Dalam Bingkai Eksistensialisme: Tindakan Saya Mendefinisikan Siapa Saya’

Eksperimen Marshmallow, Mengetahui Kemampuan Pengendalian Diri Anak

Eksperimen Marshmallow dipelopori oleh Walter Mischel, seorang profesor di Columbia University, AS pada tahun 60an.

Aturan mainnya sederhana. Seorang anak pra-sekolah diberi sepotong marshmallow. Anak ini dijanjikan akan diberikan sepotong lagi asal dia mau menunggu selama 15 menit -lamanya waktu tidak disampaikan ke anak. Si anak boleh memilih, apa akan memakannya langsung atau menunggu.

Lucu melihat reaksi anak-anak itu, salah satunya bisa ditonton disini. Anak pra-sekolah usia 4-5 tahun, berada sendiri dalam ruangan, sedang hidungnya berhadapan langsung dengan makanan yang begitu mereka inginkan.
Lanjutkan membaca ‘Eksperimen Marshmallow, Mengetahui Kemampuan Pengendalian Diri Anak’

Halaman Berikutnya »


Statistik

  • 36,677 hits